Keputusan Arteta Coret Nama Ozil Dinilai Sudah Tepat

Umpanbalik – Legenda Arsenal, Lauren, memberikan jawaban atas situasi yang dijalani Mesut Ozil bersama mantan klubnya. Lauren juga mendukung penuh keputusan manajer Arsenal Mikel Arteta untuk mengeluarkan Ozil dari timnya pada musim 2020-2021.

Seperti diketahui, Ozil sendiri resmi bergabung dengan Arsenal pada bursa transfer musim panas 2013 lalu. Pimpinan The Gunners, julukan Arsenal, merekrutnya dari Real Madrid dengan mahar 45 juta euro atau sekira 781 ribu euro. jutaan rupee.

Di awal kehadiran Ozil, ia langsung menjadi andalan di lini tengah Arsenal. Bahkan posisi eks staf timnas Jerman (Timnas) nyaris tak tergantikan di jajaran 11 orang yang dikirim Arsenal.

Namun, sejak Arsene Wenger meninggalkan posisinya sebagai manajer Arsenal, posisi Ozil mulai terpinggirkan. Bahkan saat Mikel Arteta mengambil alih Arsenal, posisi Ozil di klub London utara menjadi kurang jelas.

Bahkan nama Ozil tidak didaftarkan oleh Arteta sebagai pemain Arsenal di Liga Inggris dan Liga Europa 2020-2021. Kondisi ini pun membuat marah Ozil yang dikejutkan dengan perlakuan yang diberikan manajemen Arsenal kepadanya.

Lauren pun bereaksi terhadap keputusan Arteta yang mengeluarkan Ozil dari timnya musim ini. Pemain Kamerun itu menilai keputusan Arteta ke Ozil sangat sukses.

Baca Juga : Prediksi Pertandingan Everton vs Manchester United 07 November 2020

Pasalnya, Lauren menilai pemecatan Ozil dari tim Arsenal musim ini disebabkan kesalahan Mesut Ozil sendiri. Lauren bahkan mempertanyakan profesionalisme Ozil sebagai salah satu pemain yang harus dipercaya Arsenal saat ini.

“Arteta pasti menginginkan pemain terbaik di timnya. Jika Ozil tidak ada di sana, itu pasti masalah besar. Pertama-tama, ini adalah kesalahan pemain, ”kata Lauren seperti dikutip Talksport, Jumat (11/6/2020).

“Jika Anda berpikir Anda adalah pemain berkualitas, pemain level atas, maka itu adalah kesalahan Anda bahwa Anda tidak bisa bermain setiap minggu. “Pastinya semua klub melakukan yang terbaik untuk membuat para pemain senang dan masuk ke dalam skuad, lalu bermain setiap pekan,” lanjutnya.

“Saya merasa apa yang terjadi saat ini lebih pada pemain dan bukan pelatih. Jika Anda berkomitmen penuh, Anda akan bermain, mereka tidak punya pilihan lain, “kata pemain berusia 43 tahun itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *