Meski Dapat Kecaman, Laga Juventus vs Napoli Tak Dapat Ditunda

Umpanbalik – Keputusan untuk memenangkan Juventus 3-0 atas Napoli membuat Laga  Serie A selaku operator kompetisi mendapat kecaman. Manajer umum Laga Serie A Luigi De Siervo menegaskan bahwa pertandingan Juventus vs Napoli tidak dapat ditunda.

Seperti diketahui, Juventus batal melawan Napoli pada pekan ketiga Liga Italia 2020-2021, Senin 5 Oktober dini hari WIB. Pasalnya, tim Partenopei I dilarang terbang ke Turin oleh otoritas kesehatan setempat (ASL) sehari sebelum pertandingan.

Larangan itu tak lepas dari hasil tes yang menunjukkan Eljif Elmas dan Piotr Zielinski positif Covid-19. Napoli tentu tak mau melanggar intervensi ASL, meski Laga UmSerie A dan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) punya protokol tertentu. Karena mereka bisa menghadapi hukuman berat.

Setelah lebih dari seminggu penyelidikan, FIGC dan Lega Serie A akhirnya mencapai keputusan akhir. Juventus mengumumkan kemenangan 3-0 atas Napoli. Karena anak angkat Gennaro Gattuso tidak memenuhi kewajibannya. Belum lagi, mereka harus rela mengurangi satu poin.

Putusan itu dikecam sejumlah pihak. Namun, Luigi De Siervo tetap kokoh di posisinya. Pasalnya, berdasarkan informasi yang didapat, tidak ada satupun justifikasi bagi skuad Napoli untuk memperkuat penundaan pertandingan.

Baca Juga : Cristiano Ronaldo Dianggap Melanggar Protokol Kesehatan Oleh Menteri Olahraga Italia

“Laga Serie A tidak bisa menunda pertandingan antara Juventus vs Napoli. Protokol kesehatan bekerja dengan baik, semua orang menghormati aturan. Namun dari dokumen yang kami terima, ada beberapa kendala dalam komunikasi dengan Napoli, ”kata Luigi De Siervo seperti dikutip dari Italian Football, Jumat (16/10/2020).

“Laga Serie A tidak bisa berbuat apa-apa. Informasi yang mereka berikan kepada kami dari Napoli tidak memberikan informasi tentang penundaan pertandingan, ”ujar pria berpaspor Italia itu.

Lebih lanjut, Luigi De Siervo menyatakan bahwa Lega Serie A memiliki kepentingannya sendiri. Perlombaan harus tetap berjalan sesuai jadwal, meski ada kendala berupa pandemi Covid-19. Ini karena ada protokol pencocokan yang harus dipatuhi semua pihak.

“Misi kami adalah memastikan kompetisi mencapai akhir pekan lalu. Kami harus terus maju dan mematuhi protokol. Jika musim ini tidak berakhir sebagaimana mestinya, sayangnya seluruh dunia sepak bola akan gagal, ”pungkas pria berusia 51 tahun itu.

Lapangan Napoli sendiri, melalui pernyataan resminya, mengaku akan menghormati semua keputusan dan regulasi. Namun, mereka tetap berupaya menempuh jalur hukum dengan mengajukan banding. Napoli bahkan percaya bahwa keadilan akan ditegakkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *