Penyebab Zlatan Ibrahimovic Marah Saat Diganti, Ini Kata Pelatih Milan

Umpanbalik.com – Pemandangan yang kurang sedap dipandang saat AC Milan melawan Napoli dalam laga lanjutan Serie A pekan ke-32, Senin (13/7/2020) dini hari WIB. Sang bintang, Zlatan Ibrahimovic marah saat ditarik keluar.

Laga itu berakhir dengan skor imbang 2-2. Dua gol dari Milan masing-masing dicetak oleh Theo Hernandes dan Franck Kessie lewat penalti.

Bintang asal Swedia tampil sebagai starter dan ditarik pada menit ke-61. Ia digantikan oleh penyerang Milan lainnya, yakni Rafael Leao.

Ibrahimovic ditarik keluar ketika Milan sedang sedang dalam keadaan tertinggal 2-1. Dan ia menunjukkan raut wajah yang kurang menyenangkan.

Sebelum pertandingan digelar, Ibrahimovic sempat menceritakan keluhannya kepada Milan. Salah satunya adalan Milan yang tak memberikannya kesempatan untuk tampil lebih banyak meskipun sudah sembuh dari cedera.

Lalu, apakah itu yang menjadi alasan mengapa Ibrahimovic marah saat digantikan? Rupanya tidak. Pelatih  Milan, Stefano Pioli menjelaskan bahwa Ibrahimovic marah karena Milan sedang tertinggal.

“Ibra marah karena kami sedang tertinggal, kami baru saja kebobolan dan dia selalu mengharapkan yang terbaik dari dirinya serta pemain lain,” ucap Pioli kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.

Baca Juga:

Antonio Conte Sebut Inter Milan Sudah di Jalur Yang Tepat
Ini Janji Mourinho Pada Tottenham Sebelum Kontrak Habis

Pada kesempatan yang sama, Pioli juga masih diserbut pertanyaan serupa, tentang masa depannya di AC Milan. Meski sudah ditanya berulang-ulang, Pioli masih tidak bersedia untuk menjawab.

“Semua orang menanyai saya soal itu, tapi saya tidak memikirkan soal masa depan. Saya berada di klub besar, saya melatih pemain yang telah berbuat banyak dan keputusannya akan keluar di bulan Agustus,” lanjutnya.

“Berat bagi pelatih dengan pertandingan setiap tiga hari sekali, jadi saya tak bisa menyia-nyiakan energi untuk sesuatu yang berada di luar kontrol saya.”

“Saya lebih memilih untuk fokus pada apa yang bisa saya kontrol, yaitu melatih pemain dan mempersiapkan mereka untuk pertandingan selanjutnya,” pungkas Pioli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *