Profil David Alaba

David Alaba
Informasi pribadi
Nama lengkap David Olatokunbo Alaba
Tanggal lahir 24 Juni 1992 (umur 27)
Tempat lahir Vienna, Austria
Tinggi 1,80 m (5 ft 11 in)
Posisi bermain Bek kiri
Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Bayern München
Nomor 27
Karier junior
2001–2002 SV Aspern
2002–2008 Austria Wien
2008–2009 Bayern Munich
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2009–2010 Bayern Munich II 33 (1)
2010– Bayern Munich 135 (10)
2011 → 1899 Hoffenheim (pinjaman) 17 (2)
Tim nasional
2007–2009 Austria U-17 20 (5)
2009– Austria U-21 4 (0)
2009– Austria 42 (11)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 22:51, 14 Mei 2016 (UTC).

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 17 November 2015

 


 

David Alaba, lahir di Vienna, Austria pada 24 Juni 1992, merupakan seorang pesepak bola profesional yang bermain di posisi gelandang bertahan. Ia memegang rekor sebagai pemain paling muda yang pernah membela Tim Nasional Austria dengan mengawali debutnya pada usia 17 tahun.

Alaba juga sering ditempatkan di beberapa posisi lain seperti gelandang tengah, sayap kanan dan kiri, dan sejak tahun 2012 namanya melambung sebagai bek kiri. Posisi tersebut yang diharapkan oleh pelatih Bayern Munich terdahulu, Jupp Heynckes akan terus dikembangkan oleh pemain dengan tinggi badan 1,80 meter ini.

Kesempatan perdana untuk turun bersama tim senior datang pada 10 Februari 2010 menghadapi Greuther Freuth di DFB-Pokal. Dalam usia 17 tahun, 7 bulan, dan 8 hari, Alaba tercatat sebagai penampil termuda untuk Die Roten di ajang kompetitif. Main di babak kedua, Alaba menandai debutnya dengan sebuah assist untuk gol Franck Ribery dalam partai yang berkesudahan 6-2 untuk Die Roten itu. Pada musim yang sama Alaba juga melakukan debutnya di panggung Bundesliga serta Liga Champions, namun inkonsistensi performa membuatnya “disekolahkan” ke Hannover 96 selama paruh akhir 2010/11.

Meski Van Gaal berperan memberinya laga debut, Alaba baru mengamankan tempat dalam starting line-up setelah tongkat kepelatihan dipegang Jupp Heynckes. Sang pelatih menetapkan posisi bek kiri untuk pemuda yang sejatinya multifungsi ini — Alaba bisa juga bermain sebagai gelandang tengah dan sayap kiri. Sebuah keputusan jitu karena di sana sang pemain bisa memaksimalkan kecepatan dan stamina tinggi yang dimilikinya untuk bergerak naik-turun di sepanjang laga.

Musim ini, Alaba berandil besar mengantarkan Si Merah menapaki semi-final Liga Champions. Selain solid dalam bertahan, ia juga memberi kontribusi di sisi ofensif berupa dua gol dalam delapan partai, salah satunya adalah torehan pembuka ke gawang Gianluigi Buffon dalam kemenangan 2-0 atas Juventus di leg pertama perempat-final. Gol di detik ke-25,02 itu merupakan yang tercepat di UCL 2012/13, dan yang ketujuh sepanjang sejarah kancah termegah antarklub Eropa tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *