Profil Paul Scholes

Paul Scholes
Paul Scholes 2017.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkap Paul Scholes
Tanggal lahir 16 November 1974 (umur 45)
Tempat lahir Salford, Greater Manchester, Inggris
Tinggi 1,70 m (5 ft 7 in)
Posisi bermain Gelandang
Karier junior
1991–1993 Manchester United
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1993–2011 Manchester United 466 (102)
2012–2013 Manchester United 33 (5)
Total 499 (107)
Tim nasional
1993 Inggris U-18 3 (0)
1997–2004 Inggris 66 (14)
Kepelatihan
2015 Salford City (caretaker)
2019 Oldham Athletic
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

 


Paul Scholes lahir pada 16 November 1974 di Salford, Inggris. Paul lahir dari pasangan Stewart dan Marina Scholes.

Pemain yang lahir di Hope Hospital di Pendleton, Greater Manchester merupakan salah satu pemain yang berkilau pada generasinya. Dia dihargai karena perilakunya di lapangan luar, serta permainannya di lapangan hijau.

Paul adalah bagian dari Class’92 Manchester United, bersama Ryan Giggs, Gary Neville, Phil Neville, David Beckham, Kevin Pilkington, Robbie Savage, dan pemain lainnya yang tersebar di liga-liga domestik Inggris.

Paul tumbuh bersama saudara perempuannya, Joanne Scholes. Keluarganya pindah ke Langley, Greater Manchester saat Paul masih berusia 18 bulan.

Sebanyak 499 pertandingan di antaranya dimainkan Scholes di liga domestik, di mana dia berhasil menyarangkan 107 gol; meskipun bermain sebagai gelandang murni. Pemain kelahiran Pendleton, Salford, Inggris, 16 November 1974 ini pun mampu mempersembahkan hingga 25 trofi bagi United; termasuk dua trofi Liga Champions yang dimenangkan musim 2007/2008 setelah treble winners 1998/1999 dan 11 trofi Premier League. Namun siapa sangka, sepanjang kariernya yang selalu setia bersama tim Setan Merah tersebut, ternyata Scholes pernah hampir meninggalkan Old Trafford.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Scholes menyatakan ingin bermain lagi, setelah sempat pensiun pada akhir musim 2010/2011. Ketika itu, sebenarnya bukan hanya United saja yang membutuhkan tenaganya, karena sejumlah pemain tengah mengalami masalah cedera. Scholes pun rupanya saat itu juga tiba-tiba ingin kembali bermain, setelah enam bulan merasakan masa-masa pensiun.

“Saya pensiun pada saat yang salah. Ferguson sempat membujuk saya untuk tetap bermain, tetapi saya menolaknya saat itu,” ungkap Scholes belum lama ini, seperti dilansir Manchester Evening News.

“Tapi ketika periode Natal, saya melihat United menderita karena tidak punya gelandang bertahan. Saya pun langsung berbicara dengan asisten manajer [saat itu], Mike Phelan, untuk membantu tim. Dan dia mengatakan itu ide yang hebat,” lanjut pemain yang dulu mengenakan jersey bernomor punggung ’18’ itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *